via dolliecrave
(via dolliecrave)
| Limit melanda twitterku : | '(((( @dindaanggraeny |
via dolliecrave
(Source: royalelectric, via dolliecrave)
Sodara-sodara (ʃƪ♥ﻬ♥)
via dolliecrave
(via dolliecrave)
Sorry I have to go, I felt that I was too weak for you,
I’m sorry, still can not be someone who can see you seduce another girl: ‘(because I’m not strong enough to withstand this
Surabaya , 11 Desember 2012
Siang tadi adalah drama
Drama tanda bahwa aku kuat hidup tanpanya..
Drama bahwa aku kuat tersenyum diatas lukanya saat ini
Dan drama yang benar benar membuatku tak sanggup
Menutup pintu hati rapat-rapat……….
Karna sesungguhnya ku tahu„
Cinta dimasa lalu tak akan kembali padaku
Itu bukan karna perasaan sakitku, tapi itu
Adalah prinsip dalam cinta ku….
Dan tahukah hey kamu lelaki
Bahwa sesungguhnya kekuatan hati ini sangat abadi
Kekutan yang tak pernah luput dari perasaan sakit„,
Kekuatan yang selalu menahan amarahmu
Dan kekuatan yang selalu menjadi teman sedihmu
Wajahku iya itulah aku ….
Memang tak serupawan bidadari bidadari dikayangan
Tapi sungguh hatiku sekuat hempasan ombak di samudra…
Lagi lagi aku harus memanggilmu….
“Hey cintaku, jangan pernah lagi kau
Tinggalkan diriku sendiri di sini,
Jangan pernah lagi kau sakitiku , dan
Jangan pernah lagi kau membuat aku
Menjadi pilu…….”
Dan kau hanya menjawab “sadar kah kau, kau
Bukanlah masa depanku, kau hanya teman
Sementaraku selagi aku masih sendiri, janganlah
Pernah kau menyuruhku tinggal bersamamu”
Oh tuhannnnnn
Kata kata itu tak ubanya diaknosa dokter
Bahwa hidupmu hanya hitungan hari
Tak akan begitu lama bagiku menahan sakit ini…..
Karna sejujurnya aku bukan lah wanita lemah
Yang akan terus menerus memanggil namamu
Dalam setiap tetesan air mataku….
Surabaya, 05 Desember 2012
Siang ini„„
Siang yang terik mataharinya menusuk tulang
Dan menyilaukan mataku
Hingga tetesan air mataku tak nampak
Karena teserap oleh suhu bumi yang seakan akan
Benar ingin membakar tubuhku
Langkah kaki yang penuh beban ini
Adalah langkah kakiku…
Menyusuri jalanan sambil terus berfikir
Akan semua kenangan kenangan masa lalu
Yang begitu cepat hilang di dalam hatiku…
Oh tuhan„, aku telah cukup bersabar
Menunggu penantian ini
Menunggu kerasnya kepala menjadi lembut
Oleh sentuhan kasih sayangku ..
Menunggu keegoisan itu musnah di muka bumi
Andai suatu saat dia tau perasaanku betapa
Sakitnya dan betapa letihnya„ berlarut larut
Dalam kesedihan ini„,
Mungkin dia akan merintih ketidak kuatan
Tuhan …..
Merintih kesakitan dan bahkan dia mungkin
Akan menginginkan dirinya hilang dari muka bumi ini….
Begitulah kesakitan hatiku selama ini
Yang ia tidak pernah tau.. dan bahkan
Akan selalu tertutup oleh senyuman
Lembut ini„„
Surabaya, 04 Desember 2012
Tuhan„,
Mata itu seakan membawaku pada cahaya
Terang yang kini telah padam…
Tuhan rayuan tangan itu„menepuk bahuku
Dan tuhan.. mata berbinar air mata itu„„„
Adalah mata yang dulu pernah terlihat dihadapan mataku
Kini semua bayangan itu telah hilang tuhan„
Bayangan yang selalu menghantui tidurku
Bayangan yang dapat mengundang air mataku
Tuhan kini saatnya aku harus melangkah
Meninggalkan kegelapan yang membuatku buta
Kebutaan itu yang membuatku terjerumus
Pada jurang kegelapan
Tuhan masih membekas usapan tangan itu
Dan masih sangat terasa perbedaan aku dan dia
Masih terbayang jelas senyuman hangat
Di malam yang dingin itu..
Tuhan dan bila satu per satu jodohku
Pergi menjauh„ biarkan aku bernafas lega
Di atas pohon di puncak gunung bersama burung kecil
Yang selalu senantiasa menemani dan mengisi setiap
Hembusan nafasku tuhan„,
Dan tuhan kini aku telah sadar
Terkadang kita harus masih melihat
Kebelakang„ agar tidak berpihak pada
Kesalahan yang sama didepannya….
Keegoisan, keras kepala, dan tajamnya kata-kata
Yang keluar dari mulutnya adalah luka
Luka goresan di pagi hari yang penuh warna
Dan luka itu tak akan pernah sembuh walau ia tersenyum
Manis untukku„„„
Semua luka itu bagaikan goresan tinta hitam
Di atas kanvas yang masih putih
Dan dapat dibantu dengan tinta warna warni
Yang masih akan terasa sakit apapun itu warnanya………………